MALANG — STIKES Maharani Malang resmi memasuki fase baru setelah memperoleh izin perubahan bentuk menjadi Universitas Kesehatan Internasional (UKI). Perubahan kelembagaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Nomor 985/B/2026.
Perubahan status ini menjadi langkah penting dalam pengembangan institusi, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi Universitas Kesehatan Internasional untuk meningkatkan perannya dalam pendidikan tinggi. Ke depan, institusi diarahkan untuk semakin memperkuat kualitas lulusan yang profesional, berkarakter, adaptif, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Kesehatan Internasional, Assoc. Prof. Dr. Ir. Anas Firman Adi, S.H., S.E., S.Kom., M.H., M.Pd., CLA, menyampaikan bahwa transformasi tersebut bukan hanya perubahan nama maupun status kelembagaan, tetapi juga menjadi awal dari tahapan pengembangan yang lebih besar.
“Transformasi ini bukan sekadar perubahan bentuk kelembagaan, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk membangun masa depan yang lebih luas. Universitas Kesehatan Internasional diharapkan menjadi ruang pendidikan yang mampu melahirkan generasi profesional, berintegritas, inovatif, dan memiliki kesiapan untuk berkompetisi secara global,” ujar Anas Firman Adi.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses panjang serta kontribusi berbagai pihak. Dukungan yayasan, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni hingga para mitra menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi hingga mencapai tahap transformasi menjadi universitas.
Penguatan Akademik dan Tata Kelola Menjadi Fokus Selanjutnya
Seiring perubahan bentuk kelembagaan, Universitas Kesehatan Internasional juga akan melanjutkan penguatan pada berbagai aspek, mulai dari kualitas akademik, tata kelola institusi, pengembangan sumber daya manusia, fasilitas pendidikan hingga perluasan jejaring kerja sama.
Rektor Universitas Kesehatan Internasional, Ns. Reny Tri Febriani, SST., S.Kep., M.Kes., mengatakan bahwa transformasi ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi seluruh sivitas akademika.
“Universitas Kesehatan Internasional hadir dengan semangat baru. Kami mengajak mahasiswa dan alumni untuk ikut menjadi bagian dari perjalanan ini. Perubahan ini harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik almamater ke ruang yang lebih luas,” ungkap Reny Tri Febriani.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting dalam perjalanan pengembangan universitas. Karena itu, institusi akan terus mendorong terciptanya lingkungan akademik yang mampu mendukung peningkatan kompetensi, pembentukan karakter, kreativitas, sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja dan perkembangan global.
Alumni Tetap Menjadi Bagian Penting dalam Perjalanan Institusi
Perubahan STIKES Maharani Malang menjadi Universitas Kesehatan Internasional juga menjadi momentum penting bagi para alumni.
Alumni STIKES Maharani Malang tetap menjadi bagian dari sejarah sekaligus perjalanan baru institusi. Kontribusi para alumni melalui profesi, karya, pengabdian dan prestasi diharapkan dapat terus memperkuat nama almamater di tengah masyarakat.
“Alumni merupakan bagian dari keluarga besar Universitas Kesehatan Internasional. Di mana pun berada dan dalam profesi apa pun, kami berharap nilai-nilai almamater tetap hadir melalui profesionalisme, karya, pengabdian, dan prestasi yang mereka berikan,” ujar Rektor.
Menuju Pendidikan Kesehatan yang Lebih Adaptif dan Berwawasan Global
Dengan status baru sebagai universitas, Universitas Kesehatan Internasional akan terus mengembangkan pendidikan tinggi yang menghubungkan berbagai bidang, khususnya pendidikan, kesehatan, teknologi, inovasi dan wawasan global.
Institusi juga berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra serta membangun ekosistem akademik yang relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia kesehatan.
Transformasi ini diharapkan menjadi titik awal bagi Universitas Kesehatan Internasional untuk memperluas kontribusi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membuka lebih banyak peluang pengembangan bagi mahasiswa, alumni maupun seluruh sivitas akademika.
Dengan semangat baru tersebut, Universitas Kesehatan Internasional melangkah menuju fase berikutnya melalui semangat:
“The International Excellence in Education and Health.”

